Harap Tunggu

Fixed Mindset Vs Growth Mindset

Dalam menjalani kehidupan ini kita kerap dihadapkan dengan berbagai permasalahan. Permasalah-permasalahan tersebut menuntut kita untuk merespon dengan berbagai cara yang berbeda. Begitu pula dalam kehidupan berorganisasi, sering kita lihat dalam kehidupan berorganisasi terutama pada masa pandemi ini, pemimpin kerap kali menghadapi situasi yang tidak menentu, dan berbagai permasalahan muncul secara tiba-tiba. Untuk dapat mengatasi hal tersebut, maka seorang pemimpin harus memiliki mindset yang berkembang. Mindset seperti apakah itu?

Sebelum mengenal tentang mindset yang harus ditanamkan oleh seorang pemimpin, penting halnya untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu mindset. Mindset sendiri dapat diartikan sebagai suatu kumpulan pemikiran yang membentuk pola pikir seseorang ketika menghadapi suatu hal atau cara berpikir seseorang dalam menentukan sikap. Ketika seseorang menghadapi permasalahan atau saat menentukan sikap, orang tersebut pasti memiliki pola-pola pemikiran yang berbeda-beda sebagai respon pemikiran mereka. Dalam buku "The Secret of Mindset", Adi W Gunawan, mengutip dari kamus elektronika menyebutkan mindset terdiri dari dua kata, yaitu "mind” yang artinya sumber pikiran dan memori; pusat kesadaran yang menghasilkan pikiran; perasaan; ide dan persepsi; dan menyimpan pengetahuan dan memori, sedangkan set artinya mendahulukan peningkatan kemampuan dalam suatu kegiatan; keadaan utuh/solid. Sehingga mindset dapat diartikan sebagai kepercayaan atau sekumpulan kepercayaan, atau cara berpikir yang memengaruhi perilaku dan sikap seseorang. Pemikiran yang mendalam sehingga mencapai level yang disebut dengan keyakinan. Mindset ini dibentuk dari apa yang masuk ke dalam diri kita selama bertahun-tahun.

 Dalam bukunya yang berjudul “Mindset: The New Psychology of Succes”, Carol S. Dweck, menjelaskan terdapat dua mindset orang dalam menuju kesuksesan, yaitu fixed mindset dan growth mindset. Fixed Mindset adalah pola pikir tetap yang didasarkan pada kepercayaan bahwa kualitas seseorang telah ditetapkan, bahwa intelegensi, karakter, dan kepribadian tertentu dimiliki oleh seseorang karena telah ditetapkan seperti itu. Ciri seseorang yang memiliki fixed mindset yaitu mudah menyerah ketika menghadapi rintangan, merasa terancam dengan kesuksesan yang diraih oleh orang lain, menganggap usaha yang dia lakukan tidak ada gunanya. Contoh seseorang berpola pikir tetap yaitu ketika dia dihadapkan dengan permasalahan yang dirasa sulit untuk menemukan jalan keluarnya, maka seseorang tersebut hanya berusaha dengan kemampuan yang dia miliki tanpa berusaha untuk menemukan penyelesaian dengan cara lain. 

Di samping fixed mindset, terdapat growth mindset yang sepenuhnya berbeda dengan fixed mindset. Growth mindset atau pola pikir berkembang merupakan pola pikir yang didasarkan pada kepercayaan bahwa kualitas dasar seseorang merupakan hal yang bisa diolah melalui upaya tertentu. Ciri seseorang berpola pikir berkembang yaitu senang ketika menerima tantangan, belajar dari kegagalan, belajar dari kritikan dan terinspirasi dengan kesuksesan orang lain. Contoh seseorang yang memiliki growth mindset adalah ketika dia dihadapkan dengan suatu masalah, dia akan mencari jalan keluar dari masalah tersebut dan ketika dia mengalami kegagalan dia akan terus mencoba sampai menemukan penyelesaian dari permasalahan yang dia hadapi.  Menurut seorang psikolog dan peneliti mindset, Carol Dweck, dalam bukunya “Mindset: The New Psychology of Succes”, orang dengan growth mindset bisa meraih lebih banyak hal dibandingkan orang dengan fixed mindset.

Pola pikir seorang pemimpin dalam membangun organisasi merupakan faktor utama seorang pemimpin dalam mencapai sebuah keberhasilan. Seorang pemimpin merupakan dalang dari segala wayang organisasi, oleh sebab itu pola pikir pemimpin memberikan dampak yang signifikan dalam sebuah organisasi. Bagaimana jika dalam suatu organisasi memiliki seorang pemimpin dengan fixed mindset? Maka pemimpin tersebut umumnya hanya akan melihat dari kemampuan serta prestasi yang berhasil dicapai. Seorang pemimpin dengan fixed mindset meyakini bahwa mereka berhasil karena kemampuan yang mereka miliki, sehingga pada saat menjadi pemimpin, seorang fixed mindset kurang toleran terhadap kegagalan atau kesalahan yang dibuat oleh anggota. Pemimpin yang memiliki fixed mindset cenderung beranggapan bahwa kegagalan atau kesalahan tersebut diakibatkan karena anggota atau tim yang kurang kompeten baik dari aspek intelegensi maupun kompetensi. Pemimpin dengan mindset seperti ini juga jarang memberikan umpan balik yang membangun dan sering gagal mengorganisir perbaikan kinerja anggota atau timnya, Pemimpin dengan fixed mindset akan menciptakan budaya berorganisasi yang sesuai dengan mindset mereka yang mengakibatkan munculnya pola pikir bahwa kepintaran dan bakat dihargai lebih tinggi dibandingkan perilaku lainnya yang mengakibatkan anggota akan berbondong-bondong terlihat berbakat tanpa belajar dari kesalahan mereka dan cenderung menyalahkan orang lain atas kegagalan yang ditimbulkan. 

Pola pikir fixed mindset sangat berbanding terbalik dengan pola pikir growth mindset. Pemimpin dengan pola pikir growth mindset percaya bahwa kemampuan seseorang dapat dikembangkan, intelegensi dan bakat hanyalah modal awal untuk mereka berkembang. Seorang pemimpin yang memiliki pola pikir berkembang sangat mendukung dan menghargai kinerja dari anggota atau timnya, mereka cenderung mendorong terbentuknya pola pikir growth mindset dalam lingkungannya. Organisasi dengan pola pikir berkembang dapat meningkatkan inovasi, motivasi, loyalitas, serta mendorong kolaborasi yang kreatif dalam berorganisasi. Banyak riset menunjukkan bahwa menumbuhkan growth mindset di dalam organisasi menjadi faktor kunci untuk menumbuhkan budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif, serta untuk membangun lingkungan kerja yang komitmen, saling percaya dan engaging.

Berdasarkan penjelasan diatas, pola pikir memiliki kekuatannya tersendiri dalam mengatur kehidupan tiap orang. Untuk itu, sebaiknya kita memilih untuk memiliki pola pikir yang baik dan berusahalah untuk selalu mengubah pola pikir menjadi pola pikir yang positif.

The mind is a powerful thing. It can take you through walls.

– Denis Avey


 

Referensi: 

Ade Chandra. “Growth Mindset: Kepribadian itu bisa dirubah”.  https://satupersen.net/blog/growth-mindset-kepribadian-itu-ternyata-bisa-diubah  

Pengertian Mindset, komponen, jenis dan cara membentuk mindset menurut para ahli  https://www.pelajaran.co.id/2018/12/pengertian-mindset-komponen-jenis-dan-cara-membentuk-mindset.html

BEM PM UNUD

Badan Eksekutif Mahasiswa Pemerintahan mahasiswa Universitas Udayana